DPRD Bolmong Bahas Ranperda RDTR Perkotaan Lolak

DPRD Bolmong Bahas Ranperda RDTR Perkotaan Lolak

BOLMONG POST, LOLAK -Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar rapat pra pembahasan atas rancangan peraturan daerah (Ranperda) usulan eksekutif tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) perkotaan Lolak tahun 2020 – 2040.  Senin (7/9/2020) siang tadi.

Rapat yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Bolmong ini dihadiri langsung Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling, Ketua Bapemperda Masud Lauma, Wakil Ketua Bapemperda Marthen Tangkere, anggota Supandri Damogalad. Tonny Tumbelaka, I Wayan Gede, Masri Masenge, Sutarsi Mokodompit dan Harianty Kiay Mastari.Dari kalangan eksekutif terundang sejumlah dinas antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perhubungan, Dinas PTSP, Badan Perencanaan Daerah (Bappeda), Dinas Pariwisata dan lainnya. Rapat berlangsung dinamis, diwarnai serangkaian pertanyaan oleh anggota Dewan terhadap kalangan eksekutif.

Nampak terlihat semangat para legislatif dan eksekutif dalam membangun Kabupaten Bolmong. Ketua Bapemperda Bolmong Masud Lauma mengatakan, rapat berlangsung dengan lancar dan tertib. “Rencana dari PUPR sudah kita sinkronkan dengan zona-zona,” kata dia.

Menurutnya, tahapan selanjutnya adalah finalisasi. Pihaknya akan berkonsultasi dengan pihak Kemenkumham. “Akan kita konsultasikan agar benar benar menjadi produk hukum yang menunjang pembangunan Lolak,” kata dia.

Ditambahkannya, tugas Bapemperda adalah menjaga harmonisasi dan sinkronisasi Perda. Anggota DPRD Bolmong Supandri Damogalad mengatakan, kota Lolak musti dimodernisasi untuk menyambut Kawasan Industri Mongondow (Kimong). “Lolak harus siap menunjang Kimong,” bebernya.

Sebut Supandri, infrastruktur Lolak harus dibangun agar dapat menunjang kegiatan ekonomi disana. Menurut dia, butuh sinergi membangun Lolak. “Disinilah peran kita dalam memberi masukan serta mengawal agenda penting pemerintah yang bertujuan memajukan rakyat,” pungkasnya. (Advertorial)

Komentar Facebook

Komentar

Related posts