Kotamobagu- Pemkot Kotamobagu, terus melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 atau Virus Corona, di beberapa titik yang aktif dikunjungi oleh Warga, antara lain Pasar tradisional 23 Maret, Serasi dan Poyowa Kecil terus dilakukan.
Namun Dinas Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (Disdag dan UKM) Kotamobagu telah menyediakan tempat untuk Cuci Tangan (Cuta) di sembilan titik.
Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Perdagangan Apri Djuanaidi Paputungan, bahwa hari ini pihaknya telah menyadiakan hal tersebut agar Pedagang dan Pembeli yang akan melakukan transaksi terhindar Wabah.
“Tiap titik kami menyediakan air untuk mencuci tangan sebanyak 350 liter beserta sabun cucinya,” kata Apri sapaan akrabnya, Selasa (07/03/2020).
Para pedagang yang berjualan di dalam pasar 23 Maret akan mereka pindah diluar supaya jaraknya bisa diatur.
“Nanti pedagang yang berjualan di dalam akan kita pindah ke jalan, itu dilakukan karena jarak pedagang akan diatur kembali minimal jarak antara itu 1,5 meter,” jelasnya.
Apri juga mengimbau, para pedagang dan pembeli mematuhi aturan pemerintah ketika melakukan jual beli di pasar.
“Diharapkan kepada pedagang dan pembeli ketika ingin masuk di wilayah pasar tradisional agar tidak lupa mencuci tangan di tempat yang telah kami sediakan, selain itu jangan lupa memakai masker. Jika itu tidak dilakukan maka petugas penjaga pintu gerbang tidak akan mengijinkan pedagang dan pembeli beraktivitas di area pasar tradisional,” tutupnya. (*)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi