BOLMONG POST,KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga saat ini terus memberikan himbauwan kepada seluruh masyarakat untuk terus berhati hati dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Hal tersebut dsebagimana disampaikan oleh Kepala BPBD Kotamobagu Gulimat Mokoginta, mengingat ada beberapa wilayah yang rawan longsor dan banjir, olehnya, warga tetap ekstra hati-hati. “Cuaca yang tidak menentu, Pemkot mengharapkan, agar warga tetap waspada akan bahaya tanah longsor dan banjir, apalagi hujan yang insensitasnya cukup tinggi, itu semua bisa memicu terjadinya pergeseran tanah yang berakibat longsor serta luapan air kiriman dari ketinggian juga bisa menjadi pemicu banjir”.
Disinggung, daerah mana yang rawan dan berpotensi terjadinya tanah longsor dan banjir, oleh Gulimat mengatakan, hampir semua yang ada di Kotamobagu. “Desa Moyag, Kelurahan Kotobangon, Sinindian, Mongondow, Poyowa Kecil serta Gogagoman, itu yang oleh BPBD sudah menjadi langganan, olehnya, warga tetap harus waspada, pintanya, Kamis (20/07) lewat selular.
“Sosialisasi bahaya tanah longsong dan banjir, sudah kami lakukan di tiap Kelurahan/Desa hingga ke Sekolah, disamping membentuk Tim relawan yang sudah dilatih dan selalu siap setiap saat”, tambah Mokoginta.
Diapun berharap, warga masyarakat disamping siaga dan selalu waspada, minimal juga harus mengetahui P3K, karena ini sangat penting, pungkas Kaban.
Diketahui, beberapa bulan terakhir ini, cuaca di BMR tidak menentu dan cukup ekstrim, tanah longsor dan banjir sudah sering terjadi, bahkan dibeberapa Kabupaten yang berbatasan dengan Kotamobagu, akses jalan terputus karena hujan yang terus menerus terjadi.(*)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi