BOLMONG POST, LOLAK –Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondw (Bolmong) rabu (09/09/2020) mengikuti rapat lanjutan, melalui Video Conference (Vicon) guna menindaklanjuti Nota Kesepahaman antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan PT Pertamina Persero, tentang dukungan pemerintah dan masyarakat desa, dalam peningkatan dan pengembangan program pertashop di desa.
Berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, nomor: 117/3015/SJ, tertanggal, Jakarta 28 April 2020, nampak Bupati Bolaang Mongondow Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, bersama Kapolres Bolmong, AKBP Indra Permana SIK, serta Dandim 1303 Bolmong, Letkol Inf Raja Gunung Nasution SIP, mengikuti Rapat melalui Video Conference (Vicon) yang dilaksanakan di Pendopo Kantor Bupati Bolmong.Rapat tersebut membahasa atau menindaklanjuti, kesepakatan antara Kemterian Dalam Negeri (Kemendagri) dan PT Persero, itu melakukan kerjasama mengenai dukungan Pemerintah dan Masyarakat Desa, dalam peningkatan dan pengembangan program pertashop di desa. Dengan masksud untuk mendukung pemenuhan Bahan Bakar Minyak (BBM). Terutama yang terletak pada 3.827 kecamatan atau 53% kecamatan seluruh Indonesia yang belum terjangkau akses Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)
Dan dalam Percepatan pelaksanaan Program Pertashop, ada sebanyak 3 (Tiga) Kecamatan yang ada di Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, yakni Kecamatan Dumoga Timur, Utara dan Lolayan, masuk dalam daftar bentuk kerjasama desa melalui program pertashop, untuk memberikan kemudahan masyarakat mendaoatkan akses BBM, sekaligus memberikan dampak ekonomi dan nilai tambah asset bagi Pemerintah Desa (Pemdes)Selaku Instansi terkait, Toni Toligaga, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Bolmong, menyampaikan, Kabupaten Bolaang Mongondow termasuk dalam 418 titik tahap awal Crash Program Pertashop di Desa se Indonesia, dengan lokasi yaitu di desa Desa Modomang di Kecamatan Dumoga Timur, Desa Tapadaka Satu di Kecamatan Dumoga Utara dan Desa Lolayan di Desa Lolayan.
“Dengan produk yang tersedia adalah BBM jenis Pertamax, Brigth Gas dan Pelumas yang didatangkan langsung dari Integrated Terminal Bitung,” kata Toni Toligaga, Plt Kadis Perindutrian dan Perdagangan Bolmong, dalam laporannya.Lanjut Toni Toligaga, Program Pertashop diluncurkan dengan tujuan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat desa untuk mendapatka akses BBM sekaligus memberikan dampak ekonomi dan nilai tambah asset bagi pemerintah desa sebagai rantai nilai (value chain) rangkaian kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mnghasilkan produk atau jasa yang terintegrasi dengan Program Pemerintah Desa, serta memiliki dasar hukum.
“Dasar Hukum, Surat Mendagri nomor: 117/3015/SJ Tanggal 28 April 2020, perihal percepatan pelaksanaan program pertashop di desa. Serta Surat Mendagri nomor : 117/4102/SJ tanggal 16 Juli 2020 perihal Tindak Lanjut Pelaksanaan Program Pertashop.” Terang Toni Toligaga, Plt Kadis Perindusterian Perdagangan Bolmong.
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi