Pemkab Bolmong Sambut Kunker Kepala BKKBN RI

BOLMONG POST Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) dalam hal ini Bupati Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, menyambut langsung  Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia (RI) Hasto Wardoyo, bersama Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Steven O.E. Kandouw, Selasa (25/5/2021) siang tadi. Kunjugan Kepala BKKBN dan Wakil Gubernur Sulut  di Kabupaten Bolmong tersebut dalam rangka Kunjugan Kerja (Kunker) di tahun 2021.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bolmong saya mengucapkan selamat datang pada Kepala BKKBN RI dan bapak Wagub karena di tengah kesibukan dan agenda kerja yang begitu padat, masih sempat berkunjung dan bersilaturahmi dengan jajaran Pemkab Bolmong, dalam rangka membangun sinergitas dan koordinasi yang baik untuk pelaksanaan tupoksi BKKBN RI, serta tupoksi Pemprov Sulut sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat,” tutur Bupati Bolmong pada  sambutannya.

Pelayanan KB baru pada tahun 2020 sebanyak 1.806 Akseptor atau 24,48 persen, dan pembinaan KB aktif sebanyak 38.131 Akseptor atau 81,27 persen. Sedangkan pelaksanaan program dilaksanakan di 29 kampung KB, 103 kelompok kegiatan dan 23 kelompok target program prioritas nasional.  ” Tahun 2019 lalu, Bolmong ditetapkan sebagai Lokasi Khusus (Lokus) penanganan stunting. Dimana selaku Bupati saya telah menandatangani MoU penurunan stunting, dan tahun 2021 telah memasuki tahun ketiga Lokus penurunan stunting. Sehingga, diharapkan diakhir RPJMN tahun 2024 nanti, Bolmong sudah bebas dari permasalahan stunting. Angka stunting Bolmong di tahun 2020 kurang lebih ada 173. Dan saat ini tinggal 87 anak penderita stunting. Dalam arti sudah turun 50,58 persen. Mudah-mudahan sesuai dengan target nasional, di tahun 2024 nanti Bolmong bebas dari stunting,” tambah Yasti.

Sementara itu Kepala BKKBN RI dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa Pak Presiden memberikan nasihat kepada kami agar tidak melakukan Business As Usual, dan jangan hanya sanding, tapi harus deliverd. Artinya, setetes ataupun sekecil anggaran harus sampai pada rakyat. Makannya anggaran yang dulu diberikan oleh BKKBN pusat untuk layanan kontrasepsi kepada perwakilan BKKBN provinsi kita pindahkan ke kabupaten/kota atau Instasi terkait Dalam bentuk DAK fisik dan BOKB agar tepat saaran.

” Semuanya nanti akan langsung diserahkan kepada Dinas KB yang ada di daerah. Jadi sukses atau tidaknya program BKKBN di Kabupaten Bolmong tergantung dari instansinya. Saat ini Presiden tengah menekankan program peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), oleh karena itu terus berupaya jangan sampai generasi kita mendatang lahir stunting,” ujar Kepala BKKBN.

Selain Bupati turut hadir juga Wakil Bupati Bolmong Yanny R Tuuk, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling, Sekertaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang,  Kapolres Bolmong AKBP Nova Irone Surentu, Dandim  1303  Letkol Raja Gunung Nasution, para pimpinan OPD Pemkab Bolmong serta unsur Forkopimda lainnya.

(Advetorial)

 

 

Komentar Facebook

Komentar

Baca Juga

Gerak Cepat Damkar Kotamobagu Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Wilayah Boltim

KOTAMOBAGU-Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kotamobagu menunjukkan aksi sigap dengan mengerahkan dua unit armada untuk membantu …