Ketua Tim Pengerak PKK Kotamobagu Pantau Langsung Proses Pelayanan KB

BOLMONG POST,KOTAMOBAGU – Ny. J. Mokoginta  Paputungan, selaku ketua Tim penggerak PKK memantau langsung proses pelayanan Keluarga Berencana (KB) serta pemeriksaan  Tes  Pap Smear yang dilaksanakan oleh BKKBN Provinsi Sulawesi Utara  dan Badan PMD, PP&KB Kota Kotamobagu bertempat di Desa Bilalang Satu, Kecamatan  Kotamobagu Utara. Kota Kotamobagu Selasa (20/3) siang tadi.

“Saya memantau langsung bagaimana bentuk pelayanan serta pemeriksaan IVA yang dilakukan oleh petugas kesehatan kepada masyarakat. “ Kata Ny J Mokoginta –Paputungan.

Dikatakannya juga, ini merupakan tugas yang diberikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi  untuk memberikan sosialisasi  tentang  IVA  test (Inspeksi Visual  Asam Asetat), secara gratis, dan ini juga merupakan program nasional dimana semua Kabupaten / Kota harus melakukan ini sampai ke Kelurahan dan Desa karena ini menyangkut kesehatan reproduksi perempuan.

“ Semoga Ini bisa tersiosialisasi kepada seluruh masyarakat, agar seluruh perempuan yang ada di Kelurahan dan Desa , mereka bisa memahaminya terkait dengan pentingnya pengetahuan ini  untuk kesehatan perempuan.” Kata Ketua TP-PKK Kotamobagu.

Kesempatan ini juga Ketua Tim Penggerak PKK Kotamobagu ini  berharap agar jangan abaikan kesempatan ini , karena deteksi dini kanker serviks sangat dibutuhkan.

“Untuk itu berharap kepada ibu ibu jangan perna malu untuk memeriksakan kesehatan reproduksi perempuan. Deteksi dini itu lebih baik,  dari pada sudah terlanjur terserang kanker serviks dan sudah masuk dalam stadium akut yang  tentunya  akan menelan banyak biaya pengobatan .” Harap.  Ny. J. Mokoginta Paputungan.

Diketahui Tes Pap Smear adalah tes skrining untuk mengetahui apakah seseorang memiliki penyakit atau kondisi tertentu  sebelum menyebabkan suatu gejala tertentu dan bukanlah tes diagnostik. (**)

Komentar Facebook

Komentar

Baca Juga

Dewan Pengawas RSUD Kotamobagu Resmi Dibentuk

KOTAMOBAGU– Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus memperkuat tata kelola layanan kesehatan daerah melalui pembentukan Dewan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *