BOLMONG POST,KOTAMOBAGU -Dengan kerja keras para Pemuda Tani di Kelurahan Mongkonai, Kotamobagu Barat, dalam bercocok tanam cabe akhirnya berbuah hasil yang baik. Berbagai komoditi pertanian seperti coklat, dan kopi, dan cabe terus dikembangkan.
“Alhamdulillah, tahun 2019 dari penanaman cabe ini sudah dapat hasil yang sangat lumayan,” kata Farid Potabuga yang juga Ketua Kelompok Pemuda Tani.
Farid menyebut panen cabenya sudah mencapai dua puluh kali pemetikan, dibandingkan dengan daerah lain masa pemetikan hanya mencapai delapan sampai sepuluh kali.
“Sampai hari ini hasil cabe sudah mencapai lima ton dengan harga beli tujuh belas ribu sampai delapan belas ribu per kilonya, yang pastinya untungnya hingga jutaan rupiah” ungkap Farid.
Dia menambahkan, salahsatu potensi alam yang ada di perkebunan Mobonod sangat mendukung untuk ditanami berbagai jenis tanaman.
“Sebab ada pembeli cabe mengatakan, kualitas cabe yang dibeli melebihi kualitas cabe dari daerah lain,” kata Farid.
Dari penghasilan tersebut belum dipotong biaya tenaga kerja, angkutan disebabkan oleh akses jalan yang tidak layak untuk dilalui.
“Kita harus mengeluarkan biaya yang mahal akibat jalan yang hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua,” jelas Farid.
Farid berharap agar pemerintah dapat memperbaiki akses jalan agar pengangkutan hasil panen tidak mengalami kendala disaat musim hujan tiba. Terpisah Lurah Mongkonai Sulastri Paputungan SPd, memberi apresiasi kelompok petani muda memberikan contoh yang baik bagi para pemuda khususnya. (K)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi