BOLMONG POST,LOLAK – Guna untuk mencegah terjadinya banjir dan longsor susulan di wilayah kecamatan Sangtombolang, Bupati Bolaang Mongondow Dra Hj Yasti Supredjo Mokoagow, menghimbau kepada warga agar tidak lagi membuka lahan baru pada kawasan hutan diwilayah kecamatan Sangtombolang.
Penegasan tersebut diutarakan Bupati Bolmong saat melihat kondisi bencana yang sudah hancur karena banjir. “Saya sudah sampaikan kepada sangadi, camat, untuk tidak lagi mengeluarkan Surat Keterangan Tanah (SKT) di wilayah hutan,” tutur Yasti.
Dirinnya mengaku telah menyaksikan sendiri banyaknya batang pohon yang terbawa arus banjir masuk ke pemukiman penduduk. “Ada yang berdiameter 50 cm, 75 cm, itu beserta akar-akarnya. Sedimen-sedimen terkumpul di sungai sehingga menutupi jalur sungai,”terangnya.
Lebih lanjut Bupati juga menambahkan bahwa membuka lahan untuk berkebun sangat saya pahami karena hal itu juga merupakan mata pencaharian masyarakat. “Tapi kalau masyarakat beraktivitas, lima tahun membongkar hutan, dan hasilnya bikin rumah, datang banjir bandang, rumah juga hilang. Saya sangat mengharapkan agar masyarakat memperhatikan lingkungan, agar tidak menimbulkan bencana di kemudian hari. Lebih baik kita lestarikan hutan di sekeliling kita. Jadi saya kira ini sudah cukup menjadi pelajaran kita hari ini, kalau kita merusak alam, maka alam akan merusak kita juga,” Jelasnya. (*)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi