BOLMONG POST,KOTAMOBAGU – Meskih jaman semakin cangih,dimana hampir semua bangunan moderen saat ini sudah menggunakan atap dari bahan baku Seng dengan berbagai model. Namun meski begitu tak pernah mengikis penggunaan atap tradisonal dengan bahan baku daaun Rumbiah yang di anyam (Katu).
Hal tersebut terbukti dimana saat ini masih banyak bangunan tempat usaha di Kotamobagu yang masih menggunakan atap Katu tersebut. Hal tersebut sebagimana disampaikan oleh Neni Pasambuna salah satu pengrajin Katu asal Mongondow, menurutnya sampai saat ini anyaman kaatu miliknya masih laaris terjual dikotamobagu.
“Hingga saat ini katu masih terus terjual meski pada umumnya bangunan saat ini menggunakan Seng. kebanyakan pengusaha Cafe dan restoran yang kerap memesan katu miliknya. Bahkan sat ini tak hanya dijual di Kotamobagu saja bahkan ada beberapa pengusaha luar daerah yang kerap membeli Katu miliknya.”Ujar Wanita Paru baya tersebut.
Ditempat terpisa Kepala dinas (Kadis) Kebudayan dan Pariwisata Kotamobagu saat dikonfirmasi menyampaikan kirannya usaha Katu tersebut harus terus dipelihara.
“Mari kita jaga serta terus lestarikan pembuatan atap dengan bahan dasar Daun rumbiah tersebut, sebab Katu adalah bahan atap yang teradisional serta punya nilai budaya di tanah Totabuaan,oleh sebab itu perlu kiranya kita terus menjaga produksi katu tersebut.”pungkas Agung Adati. (*)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi