Pemkot Kotamobagu Olah Sampah Jadi Pupuk Organik

Gambar Ilustrasi

KOTAMOBAGU,BOLMONGPOST.COM -Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, melalui Dinas Lingkugan Hidup (DLH), melakukan inovasi dalam  pemanfaatan sampah, baik sampah organik dan non organik.

Sampah yang berasal dari empat kecamatan di Kotamobagu tersebut, diangkut dan ditampung pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA), lalu diproses menjadi pupuk organik.

Kepala DLH, Alex Saranaung, mengatakan, dalam mengurangi sampah yang ada di TPA, kami mengolahnya menjadi pupuk organik. “Pengelohan sampah ini, dimaksudkan untuk program makanan tanpa mengandung bahan kimia,” kata Alex.

“Proses pengolahan sampah menjadi pupuk organik, lewat seleksi, dimana, sampah seperti dedaunan atau sisa sayuran yang diangkut, kami pilah dan olah selama beberapa hari dengan proses cecara natural,” jelas Saranaung.

Pengolahannya memakan waktu kurang lebih sebulan, dan hasil pengolahannya siap untuk dipasarkan dalam bentuk pupuk kompos, lanjutnya.

Disinggung, hasil serta harga, oleh Kadis mengatakan, untuk pupuk organik telah berproduksi sebanyak 800 kilogram, dengan perhitungan minggu depan akan bertambah dua ton, dengan harga per lima kilogram, dua puluh ribu rupiah, jawab Saranaung.

“Untuk mendapatkanya, bisa langsung ke lokasi TPA, dan ini baiknya digunakan pada tanaman sayuran dan rempah-rempah,” ungkapnya. (*)

Komentar Facebook

Komentar

Baca Juga

Konni Balamba Resmi Mendaftar Calon Ketua PWI Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Bursa pencalonan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Kotamobagu periode 2026-2029 mulai menghangat. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *