Renti : Stop Kekerasan Dan Bullying

Renti : Stop Kekerasan Dan Bullying

BOLMONG POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), melalui Dinas Pendidikan hingga saat ini terus menghimbau kepada para tenaga guru dan seluruh siswa dan siswi yang ada di kabupaten Bolmong kiranya sedapat mungkin untuk tidak melakukan kekerasan maupun bullying.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Renti Mokoginta pada sejumlah awak media saat dikonfirmasi belum lama ini. Ini merupakan  bentuk komitmen, pengakuan dan perlindungan terhadap hak atas anak, sebagaimana telah dijamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28B ayat (2) menyatakan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.“Stop kekerasan seperti kira guru dan orang tua, agar membiasakan yangg baik-baik kepada anak,” tutur Mokoginta.

“Meski berbagai langkah telah dilakukan pemerintah, dengan membuat Peraturan perundang-undangan yang terkait dengan anak telah banyak diterbitkan, namun dalam implementasinya di lapangan masih menunjukkan adanya berbagai kekerasan yang menimpa pada anak antara lain adalah bullying, sehingga para Pelajar, Guru dan orang tua, dapat bersama untuk mencari dan membentuk karakter anak menjadi baik,” tambahnya.

Berdasarkan data sebelumnya, kasus bullying yang kerap terjadi dalam dunia pendidikan di Indonesia kian memprihatinkan. Hasil kajian Konsorsium Nasional Pengembangan Sekolah Karakter tahun 2014 menyebutkan, hampir setiap sekolah di Indonesia ada kasus bullying, meski hanya bullying verbal dan psikologis/mental.“Seperti Kasus-kasus senior menggencet junior sering bermunculan. Untuk itu perlu diingatkan kembali agar jauhi kekerasan dan stop bulying,”jelasnya. (*)

Komentar Facebook

Komentar

Related posts