Jumlah Pernikahan Dibawah Umur Terus Meningkat di Bolmong

Jumlah Pernikahan Dibawah Umur Terus Meningkat di Bolmong

BOLMONG POST Jumlah pernikahan dibawah umur di kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) hingga saat ini terus mengalami peningkatan, berdasarkan data yang diperoleh dari tahun 2019 hingga April 2021 telah terjadi 574 kasus pernikahan dibawah umur.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh kepala dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) kabupaten Bolmong Farida Mooduto, pada Bolmong post.com saat dikonfirmasi diruang kerjanya belum lama ini.

Kami akan terus melakukan pembinaan terhadap masyarakat atau pasangan yang akan menikah guna untuk menekan angka pernikahan di bawah umur sesuai dengan aturan undang undang pernikahan no 16 tahun 2019, dimana pasangan yang akan menikah minimal berusia 19 tahun.

“Saat ini kasus pernikahan dibawah umur dari tahun 2019 hingga April tahun 2021 terus mengalami peningkatan. Untuk tahun 2019 kurang lebih 77 kasus, tahun 2020 sebanyak 332 kasus,serta April tahun 2021 sebanyak 165 kasus. Jadi jika di total semuanya berjumlah 574 kasus/April 2021,”ujar Farida.

Untuk menekan jumlah kasus pernikahan dibawah umur saat ini telah terbentuk Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), dimana P3A bekerja sama dengan beberapa instansi terkait seperti Kementrian Agama,Pengadilan Agama,Discapil, Dinkes, dan beberapa instansi lainnya yang nantinya akan terus memberikan pembinaan pada masyarakat atau pada para pasangan yang akan menikah.

“Selain Puspaga saya juga berharap peran serta Pemerintah Kecamatan, Desa, lembaga adat dan tokoh agama, serta orang tua untuk tidak melakukan perkawinan pada pasangan dibawah umur sebagaimana diatur dalam undang undang perkawinan. Oleh sebab itu dalam waktu dekat Pemkab Bolmong juga bakal membuat Perbub terkait pencegahan pernikahan dibawah umur sehingga bisa menekan meningkatnya kasus pernikahan dibawah umur di kabupaten Bolmong ” terang Farida. (S)

Komentar Facebook

Komentar

Related posts