BOLMONG POST,LOLAK -Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut), berdasarkan usulan masyarakat melalui pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kemudian dimatangkan pada Musrenbang ditingkat kecamatan. Pemkab Bolmong, sampai dengan hari Kamis (14/2/2019) telah melaksanakan Musrenbang tingkat kecamatan yang kesembilan sejak dimulai pada hari Rabu (6/2/2019). Perlu diketahui, ada 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Bolmong. Dengan mengambil tema Inklusivitas Pertumbuhan Ekonomi Sektor Unggulan Pertanian, Perikanan dan Pariwisata Melalui Pemberdayaan Kelompok Usaha dan Ekonomi Kreatif”, dilaksanakan di Desa Mopait Kecamatan Lolayan, dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Bolmong, Tahlis Gallang.
Tahlis membeberkan indikator usulan Musrenbang agar bisa terakomodir dalam penganggaran pembangunan di Bolmong. Usulan yang terterima dihitung berdasarkan poin tertinggi.“Poin tertinggi yang meraih poin 12. Sementara skala prioritas usulan diterima dihitung mulai dari poin 8,9,10, 11 sampai 12 poin,” ujar Tahlis.

Usai melakukan Musrembang di Kecamatan Lolayan, Jumat (15/2/19) pemkab Bolmong juga menggelar Musrembang dikecamatan Dumoga Barat, dan dibuka langsung juga oleh Talis Galang. Pada kesempatan tersebut Talis menyampaikan, “Dari pelaksanaan musrembang sebelumnya yang ada di sembilan kecamatan sangat efektif, dinamikanya berjalan dengan baik, interasksi antar peserta dalam Musrembang itu berjalan dengan baik juga, muda – mudahan pelaksanaan hari ini juga berjalan seperti itu. Kami hadir disini sebagai undangan, yang punya hajatan untuk pelaksanaan musrembang kali ini adalah bapak, ibu, Camat serta Sangadi yang ada di kecamatan Dumoga Barat, kalu saya bersama dengan teman teman pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hanya hadir selaku undangan. Karena kami selaku undangan maka sifatnya sesungguhnya adalah pasif, kami tidak bisa merubah atau mengitervensi apa yang menjadi hasil keputusan dari musyawara hari ini.”Ujar Tahlis.

Tahlis juga menambahkan bahwa kami hadir juga bisa dikatakan sebagai narasumber, siapa tau didalam proses musyawara ini atau proses diskusi sebentar ada hal – hal yang ingin ditanyakan oleh bapak dan ibu yang ingin meminta penjelasan, maka kami akan memberikan penjelasan tersebut.
” Tetapi sesunguhnya dalam penjelasan kami tidak dalam kapasitas mengintervensi, minimal penjelasan itu menjadi pertimbangan bapak dan ibu nanti. SKPD juga akan di bagi perkelompok diskusi sebagaimana pelaksanaan tahun tahun sebelumnya, karena kita sudah dua tahun ini melaksanakan proses musrembang menggunakan aplikasi E-Planing, tahun ini kita juga lebih melengkapinya dengan menggunakan E-Bujedting.” Jelas Tahlis.
Turut hadir pada kegiatan tersebut para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Bolmong, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmong, Kapolsek Dumoga Barat, Danramil yang di wakili oleh Babinsa setempat, Camat Dumoga Barat, para Sangadi yang ada di Dumoga Barat,tokoh masyarakat,tokoh adat, serta tokoh agama dan unsur SKPD teknis Bapeda Bolmong. (ADVE)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi