BOLMONG POST,BOLMONG – Proses evakuasi pada para korban bencana longsor yang menimpa pada puluhan penambang di lokasi Busa desa Bakan Kamis (07/3/2019) secara resmi di tutup.
Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Direktur Oprasional Basarnas Republik Indonesia (RI) Brigjen TNI Budi Purnama,saat menggelar Konvrensi PERS bersama Bupati Bolmong Dra.Yasti Supredjo Mokoagow, Walikota Kotamobagu Ir.Hj Tatong Bara, Wakil Walikota Nayodo Koerniawan,Kapolres Bolmong,Dandim 1303, Ketua Tim DVI serta pihak PT. JRBM pagi tadi.
” Kondisi medan saat ini sudah tidak memungkinkan lagi untuk kita lanjutkan proses evakuasi. Ada beberapa titik di area punggung bukit yang mulai retak, sehingga bisa membahayakan Tim penyelamat jika evakuasi di lanjutkan. Oleh sebab itu bersama pemerintah setempat kami sepakat proses evakuasi kami hentikan. Kurang lebih 10 hari korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 45 korban, 18 meninggal dunia, 27 lainnya dinyatakan selamat. ujar Jenderal bintang satu tersebut pada sejumlah awak media.
Sementara itu ketua tim DVI Polri dr.Paula Lihawa, menyampaikan proses identifikasi korban hingga saat ini masih terus dilakukan.
” Tim DVI Polda Sulut, saat ini masih melakukan identifikasi tinggal dua jenaza yang saat ini berada di RSUD Kotamobagu yang akan kami Identifikasi.” Tutur Paula. (H)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi