XBanner Kanan

Pemkot Kotamobagu Gelar Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Leher Rahim

Pemkot Kotamobagu Gelar Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Leher Rahim

KOTAMOBAGU,BOLMONGPOST.COM – Pemerintah kota-kotamobagu  melalui dinas kesehatan kotamobagu  mengelar pelatihan deteksi dini Kanker Payudara dan Leher Rahim, yang laksanakan di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Selasa (12/10) siang tadi, setelah ditetapkan sebagai tempat pelaksanaan dua riset kesehatan daerah, dalam rangka penyusunan indicator Sesionable developman gols (SDG).

Dalam kegiatan tersebut sekertari Dinkes Kotamobagu, Ahmad Yani menyampaikan Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari riset penyakit tidak menular (PTM) awal tahun 2016 lalu.

“ Ada empat golds tujuan yang menjadi kewenangan dibidang kesehatan, antara lain dibidang gizi, menurunkan angka kematian ibu melahirkan, sanitasi, dan lingkungan, akan tetapi targetnya belum bisa dipubliksasikan sebab ini baru dalam tahap penyusunan indicator.” Jelas Ahmad pada sejumlah awak media.

Lanjutnya lagi,Pendekatan yang diadakan adalah menggunakan tokoh masyarakat dan kader desa/kelurahan, jika tidak melaui pendekatan seperti itu maka kamipun tidak akan mendapat informasi, kegiatan ini  sudah dijaga sesafety mungkin pelaksanaannya agar informasi ini  tidak keluar.

“ Sesuai dengan riset kemarin, dicurigai mengarah ke kanker rahim itu ada beberapa, sehingga pada saat itu juga kami langsung mengambil sample dengan mengunakan alat langsung dari kementrian yang didampingi  oleh para dokter-dokter ahli spesialis kandungan.” ujarnya

Pemerintah kotamobagu sudah menargetkan untuk menekan angka kematian ibu dan ibu melahirkan. Untuk tahun lalu angka tersebut ada empat sedangkan untuk tahun ini baru dua.

“ Semua sample itu diambil untuk dibawah diperiksa, kami sangat bersyukur Alhamdulillah dari kesekian pemeriksaan sample yang kami dapati semuanya negative.” tambahnya

Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama antara Pemerintah kota kotamobagu, Kementerian Kesehatan, HOGI Jakarta, HOGI Sulut  dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut.

Diketahui, tempat pelaksanaan riset Penyakit Tidak Menular (PTM) itu hanya dua daerah dari 15 kabupaten/kota  se Sulawesi Utara yakni Kota Manado dan Kotamobagu.(Mg)

Komentar Facebook

Komentar

Related posts