BOLMONG POST,KOTAMOBAGU – Hinga saat ini pihak Pemerintah Kotamobagu tak henti hentinya memberikan perhatian pada masyarakat yang tertimbun pada lokasi Pertambangan Tanpa Ijin (PETI) yang berada di lokasi Busa, tepatnya di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mogondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut).
Hal tersebut dibuktikan hingga siang tadi pihak RSUD Kotamobagu terus menurunkan tim medisnya untuk bergabung dengan tim medis yang berada di Desa Bakan yang melakukan evakuasi pada korban yang tertimbun pada Selasa (26/2/2019) malam kemarin.
“Tadi pagi kami telah mengirimkan tenaga medis ke lokasi bencana, kurang lebih tujuh orang yang terdiri dari dua dokter umum, dan lima tenaga kesehatan. Semoga saja mereka dapat membantu para warga yang tertimpa bencana,”ujar Direktur RSUD Kotamobagu dr.Wahdania Mantang pada bolmongpost.com saat dikonfirmasi Kamis (28/2/2019) siang tadi.
Lebih lanjut Wahdania juga menabahkan bahwa hingga saat ini proses evakuasi terus dilakukan, bahkan pihak RSUD Kotamobagu saat ini juga sudah menggunakan ruangan Tower untuk para korban longsor tersebut meskih belum diresmikan.
“Demi kemanusiaan berdasarkan perintah Walikota Ir.Hj Tatong Bara, kami harus menggunakan ruangan yang berada Gedung Tower RSUD Kotamobagu untuk merawat para korban tersebut, meskih belum diresmikan. Namun tidak hanya terfokus pada pasien korban tambang melainkan secara keseluruhan harus kami layani dengan baik jika membutuhkan pelayanan medis. “Jelas Wahdania. (H)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi