Kotamobagu- Terapi Bekam, atau dalam Bahasa Arab, yakni ‘Al Hijamah’, sebuah pengobatan yang sudah ada sejak dijaman Baginda Nabi Muhammad SAW. Bagi Umat Muslim, penyedotan darah di bagian tubuh ini, sangat bermanfaat guna kesehatan setiap orang, hal ini tidak asing lagi bagi (khususnya) Masyarakat Islam. Rabu (26/02/2020).
Cara Al Hijamah ini juga tidak sulit, melainkan hanya butuh tisu dan jarum kecil untuk menyebabkan luarkannya darah statis yang mengandung toksin dari tubuh orang yang di Bekam melalui Vakum khusus terapi Sunnah tersebut.
Pengobatan ini juga memiliki dalil, sabda bagina Nabi SAW: Dari Ibnu Abbas, beliau berkata, “Nabi SAW berbekam dan memberikan upah kepada tukang bekam. Seandainya Nabi mengetahui bahwa hal tersebut terlarang, tentu Nabi tidak akan memberi upah kepadanya.” (HR Bukhari)
Rasulullah SAW bersabda, “Hendaklah kalian semua melakukan pengobatan bekam di tengah tengkuk, karena sesungguhnya hal itu merupakan obat dari 72 penyakit,” (HR Thabrani). Selain sabda tersebut, ada lagi Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya cara pengobatan paling ideal yang kalian pergunakan adalah hijamah (bekam).”(Muttafaq ‘alaihi).
Menariknya, untuk pengobatan tersebut, tak usah jauh-jauh apabila mencari tempatnya. Di Kotamobagu sudah ada beberapa, satu diantaranya di Kelurahan Mongkonai, Kotamobagu Barat, tepatnya di simpang tiga, Distro Mukmeen. “Syukur, Alhamdulillah, Saya sindiri biasa mengobati pasien untuk pengobatan Bekam. pengobatan ini, biasa akan mengeluarkan darah di beberapa tidik badan yang akan disedot oleh vakum. biasanya di tempat-tempat yang mudah masuk angin, atau pegal,” kata Irwan S Laput.
Dari pengobatan tersebut, pria ini tak mematok tarif. “Saya niat mengobati orang dengan bekam ini, semua niat karena Allah Ta Ala, jadi siapa saja yang ingin, disaat membayar itu tergantung orang itu saja, intinya iklas,” ucap Irwan.
Setiap hari, selalu ada orang yang rutin melakukan pengobatan ini. “Alhamdulillah, ada satu dua orang. Bahkan lebih. Biasanya, orang memberikan upah kepada satu, satu orang 50 sampai 100 ribu rupiah,” jelasnya.
Irwan sendiri, kerap melakukan pengobatan Bekam, bulan baru satu tahun saja. “Sudah lama, kurang lebih sudah tiga tahun. Efek dari Bekam tidak ada, justru selesai di bekam, badan pasti akan terasa ringan dan sehat,” ungkap pria dua anak tersebut.
Sala satu pelanggan Irwan, yaitu Jamal, menyampaikan bahwa dirinya rutin melakukan terapi bekam. “Biasa di sini tempat saya untuk pengobatan bekam. Dan dijamin enak, pengobatan ini jugakan sudah jelas yang disampaikan oleh Nabi Muhammad, Insyaa Allah sehat,” aku Jamal. (*)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi