BolmongPost — Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Dr. (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, secara resmi membuka pelatihan bagi peserta program magang ke Jepang. Kegiatan tersebut berlangsung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), kompleks perkantoran Bupati Bolsel, Senin (19/10/2026).
Pelatihan ini menjadi tahapan awal dalam mempersiapkan 50 peserta terpilih asal Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan sebelum mengikuti program magang di Jepang. Melalui pembekalan tersebut, para peserta diarahkan untuk membangun kedisiplinan, mengasah keterampilan, serta memperkuat kesiapan fisik dan mental agar mampu menghadapi lingkungan kerja dengan standar dan budaya yang berbeda.
Dalam arahannya, Bupati Iskandar Kamaru menekankan bahwa keberhasilan mengikuti program tersebut tidak terlepas dari keseriusan peserta dalam menjalani setiap proses pelatihan. Menurutnya, kesempatan yang telah diperoleh perlu diimbangi dengan komitmen, ketekunan, serta kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki kemampuan diri.
Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan ketepatan waktu sebagai bagian dari kebiasaan yang harus dibangun sejak masa pembekalan. Selain itu, kondisi fisik yang sehat dan prima perlu dijaga, mengingat peserta akan menjalani evaluasi secara berkala setiap hari untuk mengukur perkembangan serta kesiapan mereka.
“Setiap tahapan pelatihan harus diikuti dengan sungguh-sungguh. Kedisiplinan, ketepatan waktu, dan kesiapan fisik menjadi hal mendasar yang harus diperhatikan oleh seluruh peserta,” demikian penekanan Bupati dalam arahannya.
Selain pembentukan karakter dan kedisiplinan, Bupati turut mendorong peserta untuk memperdalam pengetahuan serta keterampilan, terutama dalam penerapan teknologi pertanian modern. Pengalaman yang nantinya diperoleh selama berada di Jepang diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai metode kerja, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan sektor pertanian yang lebih efektif.
Aspek kebersihan diri dan lingkungan juga menjadi perhatian dalam pembekalan tersebut. Para peserta diharapkan mampu membiasakan pola hidup bersih, menjaga lingkungan sekitar, serta mematuhi ketentuan yang berlaku. Hal ini dinilai penting sebagai bagian dari pembentukan sikap profesional sekaligus persiapan untuk beradaptasi dengan lingkungan sosial dan budaya di negara tujuan.
Penguasaan bahasa Jepang pun menjadi salah satu materi penting yang perlu mendapat perhatian serius. Peserta diharapkan mempelajari bahasa Jepang secara bertahap, termasuk mengenali dan memahami tiga sistem penulisan, yakni Hiragana, Katakana, dan Kanji. Kemampuan berbahasa akan membantu mereka memahami instruksi, menjalin komunikasi, serta menjalankan aktivitas kerja dengan lebih baik selama mengikuti program magang.
Bupati berharap seluruh 50 peserta dapat mempertahankan semangat dan konsistensi hingga menyelesaikan seluruh rangkaian pembekalan. Ia menegaskan bahwa kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin, dengan tetap menjaga sikap, tanggung jawab, serta nama baik Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan selama menjalani program di luar negeri.
Program magang ke Jepang ini diharapkan menjadi salah satu jalan bagi generasi muda Bolsel untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung, memperluas wawasan, dan meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja. Pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh selama program berlangsung juga diharapkan dapat menjadi bekal berharga ketika para peserta kembali ke daerah.
Dalam jangka panjang, pengalaman tersebut berpotensi mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bolsel, khususnya melalui pengenalan teknologi dan metode kerja modern. Dengan bekal yang memadai, para peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mendukung kemajuan sektor pertanian maupun bidang lain yang relevan dengan pembangunan daerah.
Kegiatan pembukaan pelatihan tersebut turut dihadiri instruktur atau *sensei* perwakilan PT INA, Sekretaris Daerah Kabupaten Bolsel, Asisten I dan Asisten II Sekretariat Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para kepala bagian, serta seluruh peserta program magang ke Jepang.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan menaruh harapan agar para peserta dapat mempersiapkan diri secara optimal, sehingga peluang magang yang tersedia tidak hanya menjadi pengalaman bekerja di luar negeri, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk membangun generasi muda yang terampil, disiplin, dan siap berkontribusi bagi daerah. (infotorial)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi