XBanner Kanan

Disdik Bolmong Gelar Kegiatan Belajar Mengajar Dengan Metode Tatap Muka

Disdik Bolmong Gelar  Kegiatan Belajar Mengajar Dengan Metode Tatap Muka

BOLMONG POST, LOLAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Pendidikan (Diknas), saat ini telah menerapkan metode tatap muka dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), namun tetap menerapkan protokol kesehatan mengingat saat ini masih masa pandemi.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Bolmong, Hi Renty Mokoginta, melalui Rivai Mokoagow, Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada sejumlah awak media belum lama ini. Simulasi atau uji coba Pada pelaksanaan tersebut, para siswa yang akan mengikutinya jumlahnya tidak boleh banyak, hanya siswa di kelas 9. Sementara, untuk siswa kelas 7 dan 8 masih akan menerapkan metode Luring secara berkelompok di rumah siswa.“Simulasi ini dilaksanakan dalam rangka persiapan KBM yang akan dimulai Januari 2021, sebagaimana pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI,” ungkap Rivai.

Rivai juga menambahkan, simulasi ini akan dilaksanakan selama tiga hari. Ada pun maksud digelarnya simulasi ini yakni untuk melihat kekurangan dalam KBM tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah latihan ini berjalan baik. Mulai dari berbaris hingga pengaturan di dalam kelas semua diatur jaga jarak. Jumlah siswa dalam ruangan maksimal 20. Siswa juga semua dites suhu badan melalui termogun. Jika ada yang 38 derajat celsius, maka siswa tak boleh ikut simulasi,” tambah Rivai.Lanjutnya lagi, Selain kesiapan siswa untuk penerapan protokol kesehatan, Rivai menyebut satuan pendidikan juga berkewajiban menyiapkan kebutuhan untuk penerapan protokol kesehatan. Mulai dari masker, tempat pencucian tangan, dan mengatur kursi siswa dengan jarak yang sesuai Protokol Kesehatan (Prokes)

“Sekolah juga telah menyediakan dan membagikan masker dan face shield kepada siswa, menyediakan tempat cuci tangan, dan dilarang kontak fisik termasuk bersalaman dengan siapa saja. Latihan ini dilaksanakan agar siswa terbiasa dengan hidup baru di lingkungan sekolah,” terangnya.

(*)

 

Komentar Facebook

Komentar

Related posts