BOLMONG POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Pendidikan Selasa kemarin mengikuti zoom meeting bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) membahas program Keamanan Pangan terpadu, untuk tingkat Kabupaten dan Kota.
Dalam rapat Video Conference, Zooom Meeting, yang mengusung tema Keamanan Pangan Terpadu Tingkat Kabupaten dan Kota tersebut bertujuan mendorong peningkatan kesehatan dan pemulihan perekonomian Nasional yang telah menjadi prioritas pemerintah pada penanggulangan pandemi Corona virus Disease 2019 (Covid-19).
Dalam kegiatan tersebut, Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Rita Endang, mengatakan revitalisasi program keamanan pangan yang berbasis masyarakat hingga ke satuan wilayah terpencil itu perlu dilakukan sebagai salah satu upaya melawan pandemi Covid-19.
“Keamanan pangan dari hulu ke hilir adalah tanggung jawab kita bersama,” ucap Rita Endang, dalam Kick Off Meeting Program Keamanan Pangan Terpadu Kabupaten Kota.
Sementara itu kepada wartawan, diruang kerja, Kepala Dinas Pendidikan Bolmong, Hi Renti Mokoginta SPd, MAP, mengatakan menerima undangan FGD Kick Off Program Keamanan Pangan Terpadu Kabupaten Kota, Pangan Aman, dari BPOM.
Dalam rangka mensukseskan program keamanan pangan terpadu kabupaten kota pangan aman, di Kabupaten Bolaang Mongondow, 11 (Sebelas) usulan nama sekolah yang akan diintervensi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS)
“Ada sebelas sekolah usulan, tinggal tunggu tindaklanjut dari BPOM,” Terang Renti.
Berikut usulan nama sekolah yang akan diintervensi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS)
SDN 1 Maelang, SDN 4 Maelang, SDN Domisil, SMP 4 Sangtombolang, SDN 1 Lolan, SDN 1 Tadoy, SDN 2 Bolaang, SMP Negeri 3 Bolaang, SMP Negeri 1 Bolaang, SDN 2 Wineru, SMP Negeri 1 Poigar.
(*)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi