BOLMONG POST, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Kotamobagu, melalui dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A ), Selasa (14/11) siang tadi, menggelar kegiatan pembinaan perempuan dan perlindungan anak.
Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Dinas (Rudis) Walikota Kota kotamobagu tersebut dikuti oleh 25 organisasi atau lembaga,diantaranya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Swara Parampuang.
Pada kesempatan tersebut, Direktur LSM Swara Parampuang Sitti Nurlaili Djenaan mengatakan kalau upaya Walikota bersama dengan jajaran pemerintahan saat ini tidak akan berarti, jika masih ada perempuan di Kotamobagu yang tidak terbedayakan dengan maksimal. “Ini tentu harus menjadi perhatian pemerintah. Perempuan harus menikmati hasil perjuangan dari perempuan,” tegas Sitti.
Sementara itu, Kepala Dinas P3A Kotamobagu Sitti Rafiqa Bora SE mengatakan kalau sejauh ini proses pemberdayaan terhadap peran perempuan di Kotamobagu terus dimaksimalkan. “Dari data yang ada saat ini, sekitar 90 persen industry rumah tangga yang ada di Kotanmobagu dikelola oleh kaum perempuan. Ini membuktikan kalau proses pemberdayaan oleh pemerintah terus berjalan. Selain itu, kemandirian wanita pun terus Nampak di daerah ini,” imbuh Rafiqa.
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi