Ini Alasan Walikota Tatong Bara Terkait Pasar Senggol

Ir. Tatong Bara Selaku Walikota Kota Kotamobagu Minta Para Sangadi Optimalkan PBB

BOLMONGPOST,KOTAMOBAGU – Penetapan Pemerintah Kota Kotamobagu terkait Penempatan Pasar senggol tahun ini di Kelurahan Poyowa Kecil,terus menuai Pro Kontra dikalangan masyarakat.bagaimana tidak Pasar senggol yang sejak puluhan Tahun lalu,berdiri di kawasan pasar 23 maret dan Jalan Kartini ini,tahun 2017 saat ini,berpindah tempat di kelurahan Poyowa Kecil,

Namun Sadar akan  pro kontra dikalangan Masyarakat, Pemerintah Kotamobagu Dalam Hal ini Walikota Ir Tatong Bara langsung  menyampaikan Penjelasannya terkait pemindahan Pasar senggol tersebut, Lewat  Pesan Rilis melalui Group Whatsapp khusus Kepada Kepala SKPD. berikut Isi Pesan tersebut.

Yth. Seluruh SKPD

Terkait pasar Senggol perlu saya sampaikan bahwa;

  1. Pasar Senggol sampai diambil alih pemerintah beberapa tahun belakangan, ini bukan tanpa sebab, ini merupakan  keinginan pedagang yang meminta pemerintah menanganinya dimana pada saat iitu pengenaan biaya kepada pedagang, dirasa begitu memberatkan.
  2. Pasar Senggol dilaksanakan oleh pemerintah dengan penanganan yang baik untuk melayani kebutuhan masyarakat dan dengan hanya pengenaan retribusi saja.
  3. Selanjutnya bahwa pemerintah harus melayani seluruh masyarakat Kotamobagu yang terdiri dari 33 desa dan kelurahan. Bukan hanya melayani satu kelompok saja.
  4. Bahwa dipindahnya pelaksanaan pasar Senggol dari pasar 23 Maret ke Poyowa Kecil adalah untuk memaksimalkan pasar yang sudah lama dibangun. Dan untuk pelayanan yang tidak tertumpu pada satu tempat saja.
  5. Bahwa dengan ramainya semua pasar yang sudah dibangun di daerah ini tentu diharapkan akan memberi dampak meningkatnya perekonomian masyarakat lebih khusus masyarakat di sekitar pasar.
  6. Bahwa kondisi ekonomi masyarakat di sekitar pasar Poyowa Kecil dan Genggulang sampai saat ini belum seperti kondisi ekonomi masyarakat Gogagoman.
  7. Bahwa setiap pagi Satpol PP berjuang mengendalikan pedagang yang tumpah ruah di Pasar Serasi dan Pasar 23 Maret. Dan Pemerintah berusaha agar pedagang mau menempati dan berjualan di dua pasar yaitu Pasar Genggulang dan Poyowa Kecil.
  8. Bahwa atas dasar ini semua pemerintah mengambil keputusan untuk Pasar Senggol tahun ini dilaksanakan di Poyowa Kecil. Yang nantinya tahun berikut akan dilaksanakan di Pasar Genggulang.
  9. Bahwa, keputusan ini diambil juga dengan dasar bahwa masyarakat Kotamobagu sebanyak 130 ribu jiwa  lebih dan semua harus mendapatkan perhatian yg sama, dan bukan hanya masyarakat tertentu saja yang boleh menikmati fasilitas dan pelayanan Pemerintah.
  10. “Hujan harus merata”inilah kalimat yang harus kita jadikan pegangan dalam setiap pelayanan. Pasar Senggol di Poyowa Kecil dilakukan untuk pelayanan masyarakat dan tidak untuk kepentingan kelompok. \
  11. Insya Allah niat kita untuk memberi pelayanan yang adil dan merata demi kemajuan seluruh masyarakat yang ada daerah ini akan menjadi amal besar kita terutama di dalam bulan suci Ramadhan ini.
  12. Saya berharap mari kita ambil bagian dalam mensukeskan kegiatan ini dengan senantiasa memberi informasi yang baik dan benar kepada masyarakat dan senantiasa berpihak pada kepentingan masyarakat secara luas.

Demikian. Wass

 

Komentar Facebook

Komentar

Baca Juga

Konni Balamba Resmi Mendaftar Calon Ketua PWI Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Bursa pencalonan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Kotamobagu periode 2026-2029 mulai menghangat. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *