BOLMONG POST,KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pendidikan (Diknas), saat ini telah mengintruksikan pada seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang tahun ini akan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) agar sudah bisa mandiri, tidak lagi melakukan UNBK di sekolah lain seperti tahun sebelumnya.
Hal tersebut sebagaimana disampaiakan oleh kepala Dinas Pendidikan Dra. Rukmi Simbala, pada bolmongpost.com saat dikonfirmasi belum lama ini,
. “Untuk SMP tidak lagi bergantung pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), seperti tahun sebelumnya. Tahun lalu memang masih ada SMP yang menggelar UNBK di sekolah lain dengan alasan kekurangan fasilitas belajar seperti Komputer dan jaringan Internet, tahun ini saya tegaskan seluruh SMP yang menggelar UNBK harus mandiri dan bole menggelar UNBK di setiap sekolah masing masing, sehinga tidak bergantung pada sekolah lain.”Kata Rukmi
Bahkan, Rukmi mengatakan kalau dirinya telah meminta dengan tegas kepada seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) untuk berusaha secara maksimal. “Saya telah meminta kepala sekolah untuk berusaha menyediakan fasilitas, meski dengan hanya meminjam barang, agar pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini bisa digelar di setiap sekolah,” tambahnya.
Dinas Pendidikan Kota Kotamobagu pada tahun 2018 lalu, telah medistribusikan sekitar 180 unit komputer ke sekolah sekolah, khususnya sembilan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah itu, dimana untuk pengadaan 180 unit komputer tersebut, istansi itu telah menggelontorkan anggaran sekitar Rp 2,1 miliar. (H)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi