BOLMONG POST,KOTAMOBAGU – Rencana pembangunan untuk pagar tembok di jalan masuk dan keluar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu, tak lama lagi akan dimulai. Akan tetapi, hal ini pun menimbulkan kegelisahan oleh masyarakat di sekitar RSUD, dan sejumlah pedagang. Lantaran sudah terlanjur membangun rumah dan tempat berdagang di depan jalan milik Pemerintah Kotamobagu.
“Harusnya dari pertama dipagar, bukan nanti sudah berjalan beberapa tahun ini kemudian timbul kabar akan dipagar. Kami juga sudah mendapat surat dari Kelurahan Pobundayan, terkait dengan hal ini,” kata Opo’, pedagang di sekitar RSUD.
Tak itu saja, pria berbadan gemuk ini juga menambahkan, bahwa bila itu dilakukan oleh pihak terkait, lantas bagaimana dengan jalan untuk masyarakat yang sudah mendirikan bangunan-bangunan permanen.
“Coba lihat, tidak sedikit yang di sini yang menghadap ke jalan, itu banyak. Kalau mau dipagar kira-kira bagaimana?,” tambahnya.
Sementara, dari pihak RSUD melalui Yusrin Mantali S. Kom, Kepala Bagian Administrasi, saat dikonfirmasi, dirinya menyampaikan bahwa pemagaran tembok untuk akses Ambulans, dan kendaraan yang bertujuan ke rumah Sakit, sudah direncanakan sebelum dirinya bertugas di RSUD.
“Itu memang akan dipagar, itu adalah jalan yang dikhususkan untuk akses Ambulans. Karena memang jalan itu mesti steril. Sebab pernah juga terjadi Ambulans tabrak orang di jalan itu. Sehingga, pemagaran jalan di RSUD adalah harga mati,” ungkap Yusrin.
Lantas, bagaimana dengan pertanyaan Opo’. “Kalau untuk akses jalan masyarakat yang sudah membangun rumah di sekitar jalan masuk atau pun keluar, itu akan kami bahas. Tetapi yang jelas akan dipagar, kemungkinan tahun ini,” pungkas Yusrin. (*)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi