Kotamobagu- Tak bisa dipungkiri, dampang Wabah Covid-19 atau Virus Coron, amat berpengaruh. Bahkan dipastikan, Ramadhan tahun ini bakal tidak dibolehkan masyarakat mendirikan posko. Padahal, sebelum pandemik itu mendunia, jelang Ramadhan di Kotamobagu, umumnya Bolaang Mongondow Raya, jelang bulan suci puasa, tempat untuk membangunkan masyarakat melaksanakan sarapan sahur, sudah marak berdiri di mana-mana.
Namun mungkin tidak untuk 2020. Seperti halnya yang disampaikan oleh Panitia Tim Gugus Covid-19, Refly Mokoginta, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kotamobagu.
“Kami akan membahas hal itu, dengan pimpinan dan sejumlah pejabat pemkot,” kata Refly.
Menurut Refly, yang ditugaskan fi bagian lapangan dalam Tim Gugus Covid-19, pihaknya tak bisa mengampil keputusan sepihak. “Iya, soalnya itu mesti dirapatkan,” katanya.
Karena, posko ramadhan, tidak menutup kemungkinan akan menjadi tempat untuk keramaian. “Kemungkinan untuk tahun ini, tidak boleh ada posko Ramadhan. Karena hal demikian, adalah bagiandari mencegah penyebaran virus corona, sehingga dihindari dulu tempat keramaian,” ungkapnya ketika diwawancara usai Konferensi Pers di Aula Kantor Pemkot Kotamobagu. (*)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi