BOLMONG POST,LOLAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), Selasa (26/3/2019) kemarin, menggelar kegiatan penyerahan bantuan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan dan bantuan sarana bidang pertanian dari Kementrian Pertanian di Kabupaten Bolaang Mongondow Sulawesi Utara (Sulut). Kegiatan ini bisa di gelar atas kerja keras Buapati Bolaang Mongondow Dra.Yasti Supredjo Mokoagow, yang tak pernah berhenti dan lelah untuk berjuang demi kesejahteraan masyarakat yang ada di daerahnya, hal tersebut dibuktikan dimana hari ini para nelayan dan petani di Bolmong kecipratan bantuan dari Kementrian Kelautan Perikanan (KKP) dan Kementrian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI).
Untuk nelayan Bolmong mendapatkan kapal penangkap ikan 5 GT lengkap dengan mesin dan alat penangkapan ikan, asuransi nelayan, benih ikan nila, Calon induk Nila, pakan mandiri, kartu pelaku usaha kelautan dan perikanan (KUSUKA), Unit ice flake machine kapasitas 1,5 ton/hari, beasiswa pendidikan serta pendanaan dan permodalan usaha kelautan dan perikanan, dengan total bantuan senilai Rp 8,2 miliar. Sementara Kementerian Pertanian, para petani Bolmong mendapatkan alat mesin pertanian (alsintan) pra dan pasca panen meliputi Traktor roda dua, cultivator, pompa air, handsprayer elektrik dan power trasher, dengan total bantuan sebesar Rp 1,6 Miliar.
Bupati Bolmong Dra. Yasti Soepredjo Mokoagow, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh pemerintah pusat yang telah hadir untuk meninjau langsung potensi daerah Bolaang Mongondow semoga bantuan pemerintah pusat ke daerah tidak berhenti sampai di sini saja.

“Wilayah Bolaang Mongondow langsung berhadapan dengan Samudera Pasifik, sehingga bantuan sarana penangkapan ikan diperlukan oleh nelayan kami. Selain itu, benih ikan dan indukan untuk perikanan budidaya juga diperlukan. Kendala kami berada pada kualitas air yang kurang baik, sehingga harus berpindah tempat. Begitu pula bantuan pertanian, satu desa satu traktor untuk menggarap hasil bumi lebih optimal,” ujar Yasti.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Anggota IV BPK RI Rizal Djalil, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP M. Zulficar Mochtar, Direktur Jenderal Energi Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral FX Sutijastoto, Staf Ahli Menteri Pengembangan Bio Industri, Kementerian Pertanian Bambang disaksikan Bupati Bolmong Dra. Hj Yasti Soepredjo Mokoagow dan Walikota Kotamobagu Ir. Hj. Tatong Bara bertempat di BPU, Yadika Kopandakan II.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, M. Zulficar Mochtar dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan penyerahan bantuan pemerintah ini merupakan salah satu bukti nyata bahwa program pemerintah yang diamanatkan melalui KKP menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat kelautan dan perikanan lainnya. “Bantuan yang diberikan tidak hanya menyentuh satu sisi, tetapi menyeluruh. Di samping bantuan faktor produksi, juga bantuan permodalan, pendidikan, bahkan bantuan perlindungan nelayan berupa premi asuransi. Para pelaku usaha kelautan dan perikanan akan terus kita dorong untuk mampu mengelola bantuan pemerintah secara optimal agar dapat berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian,” ucapnya.

Lebih lanjut kata dia, kehadiran KKP untuk mendekatkan diri ke wilayah ini bersama BPK RI dengan harap dapat mempererat masyarakat perikanan di Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kota Kotamobagu. “Akses permodalan juga dijembatani pada rangkaian kunjungan kerja hari ini, diharapkan Bapak/Ibu dapat difasilitasi usahanya oleh perbankan dan lembaga keuangan non-bank yang hadir pada kesempatan ini,” imbuhnya.
Bukti ilmiah menunjukan potensi perikanan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) laut Indonesia dari tahun ke tahun meningkat. Pada tahun 2013 potensi perikanan tercatat sebesar 7,31 juta ton, tahun 2015 meningkat menjadi 9,93 juta ton dan hasil yang menggembirakan tercatat pada tahun 2016 dan telah disahkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 50/2017 menjadi 12,5 juta ton.

“Sumber daya ikan tersebut tentu saja harus kita manfaatkan secara optimal dan berkelanjutan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat karena kapal asing telah kita usir dan tenggelamkan. Oleh karena itu, KKP dengan mendapat dukungan penuh dari BPK RI, DPR RI, pemerintah daerah, nelayan, pelaku usaha dan seluruh stakeholders kelautan dan perikanan, terus bergerak bersama untuk mengelola sumber daya itu dengan sebaik-baiknya dengan selalu memperhatikan kelestarian dan daya dukung lingkungan dengan aktifitas penangkapan yang ramah lingkungan,” jelas Zulficar.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Padang Pamungkas Kepala Auditorat IV.A, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung Henry Maruli Batubara, S.Pi, M.Si, Kepala Balal Jalan Nasional (BPJN) XV Manado Dr. Ir. Triono Junoasmono, MT, Ir. Mochammad Silachoeddin, ME, Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1 Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum, Wakil Walikota Kotamobagu Nayodo Koerniawan SH, Ketua DPRD Bolmong, para pimpinan Satuan Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Bolmong dan Pemkot Kotamobagu. (ADVERTORIAL)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi