BOLMONGPOST.COM, SULAWESI UTARA — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulhan Manggabarani SE SH bersama Ketua dan anggota Komisi III, diantaranya Sutarsih Mokodompit, Supandri Damongalad SE, secara resmi melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke kantor Badan Perlindungan Pekerja Mingran Indonesia (BP2MI) Sulawesi Utara (Sulut) di Manado, Kamis (06/10/2022) siang tadi.
Kepala BP2MI Sulawesi Utara dan Gorontalo, Hendra T Makalalag, melalui siaran persnya, mengatakan bahwa kunjungan dari komisi III DPRD Bolmong, terkait dukungan pembiayaan untuk pelatihan bahasa dan skill calon pekerja migran asal Bolaang Mongondow.
“Jadi kunjungan dari Komisi III DPRD Bolaang Mongondow hari ini tentunya hal yang sangat menggembirakan bagi kami, karena para wakil rakyat kita ini telah menyatakan dukungannya untuk pembiayaan pelatihan bahasa dan skill calon pekerja migran khususnya putra daerah asal Bolaang Mongondow,” kata Hendra.
Dikatakan Hendra, kita ketahui bersama, Pemda Bolaang Mongondow telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan BP2MI tahun 2021 lalu di Jakarta, namun pembiayaannya akan dilaksanakan tahun 2023 nanti. Awalnya direncanakan hanya akan membiayai 14 CPMI, namun tahun ini diusulkan sebanyak 50 CPMI.
“Nah, kedatangan komisi III DPRD hari ini menegaskan bahwa pembiayaan tahun depan sudah fix dan mereka mendukung 100%. Kami benar-benar bersyukur bahwa pemerintah dan wakil rakyat Bolaang Mongondow sangat mendukung hal ini sesuai apa yang diamanatkan oleh UU. Banyak masyakarakat yang mengeluh akan mahalnya biaya pelatihan bahasa dan skill. Jadi dengan adanya pembiayaan dari Pemda kami sangat lega karena pasti rakyat yang akan merasakan manfaatnya” jelas Hendra.
Sementara Wakil Ketua DPRD Bolmong, Sulhan Manggabarani SE SH, mengatakan bahwa dukungan terhadap pembiayaan ini merupakan bentuk nyata dari pelaksanaan amanat UUD Nomor 18 tahun 2017.
“Kami sangat mendukung pembiayaan pelatihan pendidikan dan skill bagi calon pekerja migran asal Bolaang Mongondow karena dengan begini kami terbukti telah melaksanakan amanat UUD Nomor 18 Tahun 2017. Implementasinya nanti tahun 2023, namun Pemda sudah bersiap-siap agar pelaksanaan kedepannya nanti lancar dan tidak ada halangan,” jelas Sulhan.
Dikatakan Sulhan, dengan adanya pembiayaan ini, merupakan suatu hal yang sangat positif bagi putra-putri Bolaang Mongondow.
“Pasti akan tergerak untuk bekerja ke luar negeri karena peluangnya sangat luas. Apalagi ke Jepang yang saat ini kata pak Hendra sedang membutuhkan tenaga kerja. Apabila mereka berhasil bekerja kesana, akan banyak sekali manfaatnya baik bagi pekerja migran, keluarganya, dan pastinya daerah juga akan lebih sejahtera,” tutur Sulhan.
(*)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi