XBanner Kanan

Diduga Lecehkan Profesi Wartawan, ASN Kotamobagu Dilaporkan Ke Pihak Berwajib

Diduga Lecehkan Profesi Wartawan, ASN Kotamobagu Dilaporkan Ke Pihak Berwajib

KOTAMOBAGU,BOLMONGPOST.COM –  Salah satu oknum  aparatur sipil negara (ASN) kota kotamobagu, yang  bertugas sebagai salah satu tenaga perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Kotamobagu, berinisial OWK alias Olden (28) warga Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat itu akirnya berurusan dengan proses hukum. Bagaimana tidak Olden telah dilaporkan oleh sejumlah Jurnalis ke Polres Bolaang Mongondow (Polres Bolmong)  senin (17/10)  siang  tadi.

Olden dilaporkan dengan tuduhan  telah melecehkan profesi Wartawan melalui media social Faceebok. lantaran coment di akun Facebook yang terkesan melecehkan profesi wartawan, dirinya harus siap-siap berhadapan dengan aparat hukum, hal ini sebagaimana laporan Polisi Nomor LP/855/X/2016/SULUT RES-BM, yang dilayangkan  Zulfikar Mokoginta SH, mewakili teman-teman sesama profesi wartawan.

Dihadapan petugas Polisi, Mokoginta, didampingi teman teman wartawan sebagai saksi melaporkan atas ucapan atau komentar dari akun pemilik nama Olden, pada hari Rabu 12 Oktober lalu, sekira pukul 20.44 wita, di status akun facebook milik Yasin Kobandaha, yang terkesan melecehkan profesi para jurnalis.

Olden dengan beraninya menulis komentarnya dalam percakapan sesama temannya Bagitu Wartawan…ndk ada brita drg nda mo dapa kse makan drg p anak istri’  tulis Olden dalam akun facebook milik Yasin Kobandaha. “Ini adalah sebuah pelanggaran UU IT,” singkat Ar,  sapaan pemred Penabmr.com.

Kapolres Bolmong, AKBP William A Simajuntak SIK SH MH, melalui Kasubag Humas AKP Saiful Tamu, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Kami dari pihak Kepolisian akan menindaklanjuti laporan rekan-rekan media,” tegas Saiful.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Kepegawaian Diklat dan Daerah (BKDD) Pemkot Kotamobagu, Adanan Masinae, ketika dimintai tanggapan terkait hal tesebut, menegaskan pihaknya akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu. “Jika terbukti, pemilik akun itu adalah ASN lingkup Pemkot Kotamobagu, maka akan langusng ditindaklanjuti sesuai aturan perundag-undangan yang berlaku,” tegas Adnan.

Lanjutnya, pihaknya akan memanggil kepada yang bersangkutan untuk dimintai keterangan sekaligus mengklarifikasi pernyataannya itu.

“Ya, jika itu terbukti, pasti akan diberikan sanksi, sesuai perbuatannya,” terang Adnan.

Sebelumnya kata Adnan, pihaknya telah memberikan himbauan kepada seluruh ASN lingkup Pemkot Kota Kotamobagu, agar waspada dalam menggunakan medsos dan sejenisnya.

“Alangkah baiknya media sosial ini, digunakan untuk menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan kegiatan pemerintahan,” tutup Adnan. (Mg)

 

Komentar Facebook

Komentar

Related posts