Yasti Siap Jadi Marketing Demi Masyarakatnya

Yasti Siap Jadi Marketing Demi Masyarakatnya

BOLMONG POST, LOLAK –Bupati Bolaang Mongondow dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, menyatakan dirinya siap mengajak pihak ketiga, untuk bekerjasama Pemerintah Daerah (Pemda) membangun dengan Bank SulutGo, baik itu para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang akan mengambil kredit.

Namun, Bupati Bolmong Dra Hj Yasti S Mokoagow, juga berharap agar pihak Bank SulutGo, dapat memberikan bunga kredit yang kompetitif dan tidak memberatkan bagi piha ketiga dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Daerah Bolmong yang dipimpinnya tersebut.Penyampaian yang dilontarkan Bupati Bolmong, itu langsung ke Direktur Bank SulutGo, Jeffry Dendeng saat penandatangan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Rencana Kas Umum Daerah (RKUD) di Manado.

“Dari pada uang di Bank Sulutgo nganggur, lebih baik diberikan kredit. Tentunya dengan bunga yang kompetitif, sehingga tidak memberatkan pihak ketiga dan pelaku usaha kami,”ucap Bupati Bolmong Dra Hj Yasti S Mokoagow.

Tak tangung-tanggung, dihadapan Direktur Bank SulutGo, Bupati Bolmong menyatakan dirinya siap ‘Menjadi Marketing’ Bank SulutGo, untuk meningkatkan Labanya, yang bukan hanya melalui Kredit konsumtif, tetapi kredit yang produktif.
Namun keingan dan harapan Bupati Bolmong, yang juga mantan Ketua Komisi V DPR RI, ini meminta agar Bank SulutGo, juga mampu mewujudkan keinginannya demi Rakyat, masyarakat Bolaang Mongondow yang di Cintainya itu, sehingga ada kesan ‘Take And Gift’ Saling memberi dan menerima antara Masyarakat dengan Bank SulutGo.“Saya akan mengajak pihak ketiga yang bekerja sama dengan Pemkab dan pelaku usaha di Bolmong yang kurang-kurang atau modal sedikit, bolehlah mengambil kredit di Bank Sulutgo,” tambahnya.

Selain itu juga, dirinya berharap besar agar tidak membebankan rakyat yang dicintainya itu, dengan berbagai istilah potongan bulanan terhadap tabungan milik masyarakat. Sebab, hal itu pernah disampaikan masyarakat kepadanya, bahwa tidak menabung uangnya di Bank, dengan lasan adanya potongan yang dianggapa besar setiap bulan.

“Ada Orang yang membantu (assisten rumah tangga) saya, saya tanya kenapa uang disimpan di rumah. Dijawabnya berkurang Ibu. Kecuali dia pakai ATM, kita harus bilang ada biaya. Tetapi kalau dia hanya menabung, gratiskan (tiada potongan bulanan) saja pak. Ini usulan saya untuk Bank Sulutgo,” terang Bupati Bolmong Dra Hj Yasti S Mokoagow, yang dikenal merakyat. (*)

Komentar Facebook

Komentar

Related posts