BOLMONG POST,KOTAMOBAGU – Film Asimetris, yang menceritakan tentang dampak industry perkebunan dari pulau Sumatera hingga Papua, Jumát (13/04/18) lalu, ditonton oleh Penjabat sementara (Pjs) Walikota Kotamobagu Muhammad Rudi Mokoginta bersama para Mahasiswa/I Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK), Rektor, Dosen serta para pejabat rektorat lainnya.
Nonton bareng (Nobar) Film Asimetris ini, oleh Pjs, untuk mengingatkan kembali semangat dalam membangun serta pentingnya menjaga lingkungan.
“Ini bentuk inovasi antara dunia kampus dan pers untuk membangkitkan semua semua pihak, sekaligus mengingatkan kembali, melihat gambaran tentang pembangunan,” kata Mokoginta.
Lanjut Rudi, film ini mencontohkan kebijakan pemerintah menanam sawit, tetapi kemudian ada dampak terhadap lingkungan, ungkapnya.
Diapun berharap, dengan adanya nobar Film Asimetris ini, bisa memberikan gambaran terhadap pemerintah daerah bagaimana pembangunan itu tidak ada korban.
Tempat yang sama, Pembantu Rektor I UDK, Wahyudi Simbala mengatakan, melalui nobar Film Asimetris serta diskusi, mudah-mudahan nantinya kita bisa objektif dalam melihat berbagai persoalan lingkungan.
“Dari sisi penilaian kita sebagai akademisi dan insan pers bisa memberi rekomendasi atas persoalan lingkungan, sekaligus memberi kontribusi untuk pemerintah dan masyatakat,” ujar dia.
Diketahui, Film Asimetris dengan durasi 68 menit ini, serentak diputar di 27 kota se-Indonesia, salah satunya adalah Kota Kotamobagu yang digagas oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado yang pemutarannya di kampus UDK. (**)
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi