BOLMONG POST, KOTAMOBAGU – Total anggaran gala desa yang merupakan program pemerintah pusat dalam hal ini kementrian pemuda dan olah raga yang bertujuan mencari bakat para atlet muda khususnya di kabupaten Bolaang Mongondow utara (bolmut), tuai sorotan dari sejumlah masyarakat.
pasalnya, sampai saat ini pemerintah kabupaten dalam hal ini dinas pemuda dan olah raga yang ditunjuk dalam mengelola anggaran gala desa tersebut tak transparan, ditambah lagi sampai saat ini banyak bonus yang diperuntukkan kepada para pemenang lomba gala desa tersebut tak menerima bonus yang dijanjikan oleh pemerintah.
seperti yang diampaikan oleh Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bolmut, Rusmin Mokodompis, saat bertemu dengan sejumlah wartawan, kemarin.
“Ada polemik yang terjadi pasca ditutupnya program peerintah gala desa yang ada dikabupaten Bolmut ini, dan ada beberapa pihak yang merupakan peserta yangmengikuti acara gala desa tersebut mengeluhkan belum dterimanya bonus yang merupakan pemenang gala desa tersebut,” ujarnya.
Mokodompis berharap, kepada pemkab bolmut dalam hal ini pihak dispora agar lebih terbuka terkait pengelolaan gala desa di kabupaten Bolmut tersebut.
“Apabila memang anggarannya ada, pihak dispora harus lebih terbuka kepada masyarakat khususnya kepada para atlet dan manager terkait tak diterimanya bonus pemenang lomba gala desa yang dilaksanakan di kabupaten Bolmut belum lama ini, agar tak menjadi polemik seperti saat ini,” harapnya.
Kepala Dispora Bolmut, Drs Halifaks Olii saat dilakukan konfirmasi oleh sejumlah wartawan dinomor 08525627XXXX dalam keadaan tidak aktif. (Ater)
Tak Dapat Bonus Pada Gala Desa, Ketua KNPI Bolmut Minta Dispora Bolmut Terbuka Soal Anggaran
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi