KOTAMOBAGU – Pemerintah kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotamobagu menggelar Bimbingan teknis (Bimtek), tahap 4 penyusunan master plan Smart City Kota Kotamobagu.
Kegiatan yang di gelar di rumah dinas Wali kota Kotamobagu tersebut, dibuka secara resmi oleh penjabat Wali kota Kotamobagu Drs Asripan Nani, Senin (16/10) siang tadi.
Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut Wali kota menyampaikan pelaksanaan Bimtek ini merupakan roadmap atau peta jalan guna merumuskan kebijakan perencanaan strategis tentang Kota Kotamobagu kedepannya nanti.
” Ini sangat penting untuk perumusan nanti karena,tanpa roadmap kita hanya bisa mengira ngira saja. Oleh sebab itu saya ucapkan terima kasih untuk Kementrian Kominfo dan Dinas Kominfo Kotamobagu yang sudah memprakarsai kegiatan ini. Hal ini sangat wajib bagi kita bersama guna merumuskan Kotamobagu sebagai apa untuk kedepannya,” tutur Asripan.
Asripan juga menambahkan bahwa berkaitan dengan penyusunan master plan Kota Cerdas, dirinya menilai ada 2 sektor yang perlu dikembangkan di Kota Kotamobagu yakni pendidikan dan kesehatan.
” Saat ini kita menyiapkan smart city atau kota cerdas, bagi saya ini sesuatu yang sangat penting, karena kita akan merumuskan Kotamobagu sebagai kota yang bisa dikenal. Oleh sebab itu saya meminta Bappeda untuk mencari jargon rumuskan satu jargon atau akronim Kotamobagu sebagai Kota apa terjemahannya bisa daerah sejuk,daerah adat atau jasa yang mengarah sebagai smart city. Sehingga berkaitan dengan jargon semua program OPD sudah bisa mengarah kesitu,”tuturnya.
Ada beberapa variabel yang harus di siapkan untuk menuju smart city, baik dari segi anggaran,SDM,Infrastruktur,dan dukungan perda maupun regulasi.
“Penyusunan tahap 4 ini tentu sudah menghasilkan goal endingnya kemana. Saya Meminta Bappeda untuk dapat membentuk tim kecil agar dapat membuat rumusan sehingga bisa lebih cepat untuk kita canangkan.
Kotamobagu harus ada identitas nilai kearifan lokal. Baik itu makanan,kultur,budaya maupun sektor lainya,”terangnya.
Di tempat yang sama Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu Moh. Fahri Damopolii, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Instruksi Presiden No. 3 tahun 2003 tentang kebijakan dan strategi Nasional pengembangan E-Government dan Memorandum Of Understanding antara pemerintah kota Kotamobagu dengan Dirjen Aplikasi Informatika kementerian Kominfo Republik Indonesia, No. 005/Pem/KK/KB/II/2023 dan No. B55/DJAI/HK.0402/02/2023.
“Maksud dan tujuan kegiatan tersebut Tersedianya dokumen master plan Smart City sebagai pedoman dalam pembangunan dan pengembangan kota cerdas di kota Kotamobagu, dengan tujuan dasar sebagai acuan dalam penyusunan rencana pembangunan smart city di kota Kotamobagu. Sebagai alat pengendali seluruh kegiatan dalam upaya untuk mendukung implementasi smart city di kota Kotamobagu, menyelaraskan peradaban smart city dengan proses bisnis pemerintah daerah, OPD lainnya, instansi terkait serta dapat berakselerasi dalam percepatan transformasi birokrasi, mendorong proses pengembangan smart city yang efektif, efisiensi, inklusif dan partisipatif di kota kotamobagu,” ujarnya.
Diketahui Bimtek tahap 4 tersebut adalah rangkaian dari pelaksanaan bimtek yang sudah dilaksanakan sebelumnya mulai dari Bimtek Tahap 1 pada tanggal 3-4 Juli 2023, Tahap 2 tanggal 31 Juli sampai 1 Agustus 2023, bimtek tahap 3 tanggal 28-29 Agustus 2023, dan saat ini masuk pada bimtek tahap 4 atau Bimtek Tahap Akhir.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Narasumber kegiatan Perwakilan dari Kementerian Kominfo RI, Dr. Mila Karmila ST MT, Asisten II Pemkot Kotamobagu Adnan Masinae, para pimpinan OPD, camat, lurah/kades serta peserta bimtek perwakilan dari masing-masing OPD di lingkup Pemkot Kotamobagu.
Penulis : Sandy Parasana
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi