KOTAMOBAGU – Sejumlah warga Kotamobagu mengeluhkan terkait harga beras yang kian mencekik, dari harga 12.000 kini harga beras naik hingga 15.000 per kilo gram. Tak pelak dampak kenaikan harga beras ini membuat masyarakat Kotamobagu mengeluh.
“Padahal Bolaang Mongondow Raya (BMR) adalah lumbung berasnya Sulawesi Utara (Sulut), namun harga beras sangat mahal,”ujar Olla salah satu warga Kotamobagu saat bersua dengan media ini saat membeli beras, di kawasan pasar 23 Maret Kotamobagu.
Hal senada juga disampaikan oleh Laras salah satu warga kelurahan Biga Kecamatan Kotamobagu Utara. Menurutnya, kenaikan harga beras ini sangat menyusahkan apalagi pengasilan keseharian keluarga hanya bersumber dari pendapatan Becak motor (Bentor).
“Pendapatan kami hanya bersumber dari pendapatan Bentor yang tak tentu penghasilannya, tentu saja kenaikan harga beras ini sangat berdapak bagi kelangsungan hidup kami,”tutur ibu 3 anak ini.
“Oleh sebab itu kami selaku masyarakat berharap kiranya Pemerintah dapat mencarikan solusi agar kiranya harga beras di Kotamobagu dapat stabil kembali,” terangnya lagi.
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi