Wali kota Resmi Lepas Mahasiswa KKN Tematik Dan Praktik Kebidanan Komunitas IKTGM Kotamobagu

KOTAMOBAGU –Penjabat Walikota Kotamobagu Dr. Drs. Asripan Nani, M.Si resmi melepas 108 mahasiswa KKN Tematik dan Praktik Kebidanan Komunitas Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika (IKTGM) Kotamobagu, bertempat di Aula Kantor Walikota Kota Kotamobagu, Rabu (25/10).

Riski Fauzan ketua panitia sekaligus dosen Prodi Kesehatan Masyarakat dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan KKN ini merupakan kegiatan intra kurikuler yang secara prosesnya di atur oleh LPPM IKTGM, yang pada pelaksanaan kali ini diikuti sebanyak 108 peserta dengan rincian, 14 mahasiswa program studi (prodi) Kesehatan Masyarakat, 37 Mahasiswa D3 Kebidanan, 57 dari Prodi S1 Keperawatan.

Sementara dari 108 Mahasiswa ini ada 20 orang yang akan mengikuti KKN Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau dikenal dengan KKN TMBKM. Mereka akan bekerja selama kurang lebih 2 bulan yang dimulai dari 25 Oktober- 23 Desember 2023. Sedangkan 88 mahasiswa akan melaksanakan KKN Tematik Praktik Kebidanan Komunitas selama kurang lebih 1 bulan dari tanggal 25 Oktober- 22 November 2023.

Yang membedakan 2 program ini adalah waktu pelaksanaan dan program kerja sedikit lebih banyak.

KKN dan Praktik Kebidanan Komunitas akan ditempatkan di 6 kelurahan di Kecamatan Kotamobagu Barat yang terdiri dari 8 Kelompok, Kelurahan Gogagoman akan diisi 3 kelompok, Kelurahan Kotamobagu diisi 1 Kelompok, Kelurahan Mogolaing 1 Kelompok, Kelurahan Molinow 1 Kelompok, Kelurahan Mongkonai 1 Kelompok, dan Kelurahan Mongkonai Barat 1 Kelompok.

Dalam sambutannya, Pj. Walikota menyampaikan “Saya menyampaikan Apresiasi kepada Yayasan, Rektor bahkan jajaran yang telah menjadwalkan dan meminta kesediaan kami untuk bisa hadir sama- sama dalam acara pelepasan ini,” ujar Walikota.

“Di kampus biasanya kita melulu untuk mendapatkan pengetahuan atau mendapatkan transfer ilmu dari para dosen. Tetapi menjadi seorang Mahasiswa apalagi sarjana, tidak cukup hanya ditempa dengan transfer ilmu pengetahuan atau ilmu dari dosen, tetapi ada beberapa kematangan yang harus kita siapkan yakni kematangan intelektual, kematangan spiritual, kematangan emosional. Namun itupun tidak cukup, yang paling penting adalah kematangan sosial,” kata Asripan.

“Pendekatan- pendekatan itu tidak cukup hanya di lingkungan kampus. Di kampus kebanyakan adalah kematangan intelektual, itu tidak cukup jika kita tidak disempurnakan dengan kematangan- kematangan lain,” ujarnya.

KKN ini adalah salah satu implementasi dari tridarma perguruan tinggi yakni pengabdian pada masyarakat. Nantinya kita akan mencocokkan apakah teori- teori yang kita dapatkan di kampus sudah sesuai dengan implementasi di lapangan.

Kita tidak hanya cukup menunggu di ruangan, tapi kita lebih pro aktif mencari para masyarakat yang wajib untuk kita layani. Lanjutnya, tugas adik- adik sebagai pelayan, beradaptasi dengan masyarakat dan kita tahu kondisi masyarakat.

“Saya akan menancapkan pikiran masyarakat Kota Kotamobagu bahwa kesehatan dan pendidikan itu penting diatas segala- galanya.” kata Walikota.

“Mari jadikan Kota Kotamobagu sebagai pusat pendidikan,” ujarnya.

Turut hadir dalam giat, Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Asisten I, Pembina Yayasan Pendidikan Bogani, Rektor IKTGM, para wakil Rektor, Ketua LPMI IKTGM, Camat Kotamobagu Barat, Lurah Gogagoman, Lurah Mongkonai, Lurah Mongkonai Barat, Lurah Molinow, Lurah Mogolaing, Kapolsek Kotamobagu, Kepala Puskesmas Gogagoman, para Dekan, para Dosen Pembimbing dan panitia pelaksana, staf khusus Bupati Bolmong, Humas IKTGM, para lurah/sangadi, seluruh Mahasiswa KKN yang akan di lepas. (*)

Komentar Facebook

Komentar

Baca Juga

Asisten III Pemkot Kotamobagu Buka Turnamen Sepak Bola Matali Cup V

KOTAMOBAGU –Wakili Wali Kota Kotamobagu, Asisten III Pemerintah Kota Kotamobagu, Ir. Moch. Agung Adati, S.T., …