BOLMONG POST KOTAMOBAGU – Jelang bulan suci Ramadhan harga rempah jenis cabai rawit di pasar 23 Maret kian meroket.
Berdasarkan pantauan media ini Kamis (16/03) pagi tadi harga cabai rawit atau rica mecapai 80.000 -85.000 rupiah perkilo.
Sementara untuk 1 kaleng kecil dijual 20 ribu rupiah.
“Memang harga cabe rawit saat ini naik, mungkin pengaruh panen petani lokal kurang, sehingga harganya kian meroket, ” ujar Etin salah satu pedagang cabai di pasar 23 Maret Kotamobagu saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut Etin juga menambahkan saat ini cabai yang masuk di pasar yang ada di Kotamobagu kebanyakan cabai dari luar provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
” Kebanyakan cabai rawit yang masuk ke pasar saat ini berasal dari Provinsi Gorontalo, untuk cabai lokal Sulut memang ada, namun jumlahnya masih sedikit. Oleh sebab itu harga cabai mengalami penaikan,” terangnya.
Sandi
BolmongPost | Cerdas Dalam Informasi BolmongPost Media Online Bolmong Raya Cerdas Dalam Informasi