Gelar Peringatan Hari Koprasi Nasional, Wagub Sulut Sambangi Pemkot Kotamobagu

Gelar Peringatan Hari Koprasi Nasional, Wagub Sulut Sambangi Pemkot Kotamobagu

KOTAMOBAGU,BOLMONGPOST.COM ADVERTORIAL –Pemerintah kota (Pemkot)  kotamobagu, selasa (25/10)  telah mengelar kegiatan  peringatan  hari koperasi nasional  ke -69,  yang dilaksanakan dilapangan Boki hotinimbang, serta dihadiri  langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi sulawesi utara (Sulut) Steven Kandow.

Wagub dalam sambutannya mengatakan, Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali, walaupun terlambat tiga kali rencana pelaksanaan kegiatan ini, tapi kita bersyukur hari ini dapat dilaksanakan , kita dapat bisa bertatap muka dalam suasana yang sehat, ceria dan penuh ucapan syukur.“ Saya mengapresiasi kepada walikota kotamobagu dan  Dinas Koperasi  Pemerintah Provisi Sulut dan kotamobagu, yang hari ini sukses menyelenggarakan perayaan puncak hari koperasi nasional yang ke-69. Seperti diketahui, bahwa filosofinya koperasi dalam undang-undang disebutkan sebagai alat pendemokrasian ekonomi nasional, Ekonomi nasional jika tidak campur tangan atau tidak dipenetrasi maka pendemokrasian nasional tidak jalan.  Solusi yang baik dalam pendemokrasian agar bisa jalan dengan seadil-adilnya antara lain melalui Koperasi, karena dalam koperasi ini ada upaya-upaya penigkatan kesejahteraan dan juga upaya lain yang bahasa krenya yaitu Peningkatan Konten Lokal, karena sapai dengan saat inipun saya selaku pemerintah provinsi masih berani mengatakan bahwa akses local konten untuk berperan aktif dalam upaya-upaya pembangunan ekonomi bangsa belum terbuka luas, dan akses itu belum sampai ke desa,kelurahan maupun tingkat kabupaten /kota.” tutur Wagub.

ts

Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara pada kegiatan yang sama memaparkan bahwa, Pemkot Kotamobagu akan terus memberikan perhatian terhadap perkembangan koperasi yang ada di wilayahnya. Dalam bentuk dukungan dan fasilitas yang berkaitan dengan peningkatan sumber daya manusia.

“Diantaranya melalui pelatihan teknis dan manajemen lembaga serta usaha. Selain itu diberikan kemudahan bagi koperasi, dalam mengakses perizinan maupun permodalan melalui pelayanan cepat dan mudah,” kata Tatong.

Dalam mendukung perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah, lanjut Tatong, Pemkot telah memberikan bantuan dana kepada 100 orang melalui APBD Tahun 2016. Khususnya yang bergerak pada industri kecil rumah tangga, dengan total bantuan dana Rp 171.700.000.

3

“Tak hanya bantuan dana, Pemkot juga memberikan fasilitas berupa pemberian sertifikat izin usaha mikro dan kecil kepada 400 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah secara gratis,” imbuh Tatong.

Perkembangan Koperasi di Kota Kotamobagu, jelas Tatong, dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, baik dari kuantitas maupun kualitas. Per September 2016, jumlah koperasi aktif di daerah ini seluruhnya berjumlah 73 koperasi.

“Sementara perkembangan jumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Kotamobagu saat ini berjumlah 3402 pelaku usaha, yang terdiri dari usaha mikro sebanyak 2206 pelaku usaha, usaha kecil 1002 pelaku usaha, dan menengah 194 pelaku usaha,” demikian Tatong.

Dalam pelaksanaan HKN yang dihadiri sejumlah Bupati/Wali Kota se Sulut, serta Ketua Dewan Koperasi di wilayah Sulut Jemmy Hengky Lelet, Ketua dan jajaran pengurus Dewan Koperasi Indonesia daerah Se Kotamobagu, Forkompinda, pihak Perbankan, Koperasi, pelaku Usaha kecil serta sejumalha pejabat Pemkot Kotamobagu tersebut, Steven menyerahkan penghargaan kepada Koperasi di Sulawesi Utara yang berprestasi. Serta bantuan permodalan dari pihak Perbankan kepada Usaha Kecil.

 

 

Komentar Facebook

Komentar

Related posts